Kegiatan para petani bunga mawar bandung

Petani bunga mawar

petani bunga mawar

Ketika kita bangga menceritakan keindahan bunga mawar namun kita lupa bahwa dibalik itu semua ada yang berjuang keras. Sosok yang diacuhkan, sosok yang sederhana, sosok yang penyabar, sosok yang bijak dan penuh dengan penjiwaan. Yiatu. PETANI BUNGA MAWAR

Secara kebetulan admin terlahir diperkampungan yang sangat indah. Persis dibelakang rumah admin ini ada perkebunan yang khusus memproduksi berbagai jenis bunga mawar, Jumlah pembibitannya pun sangat banyak, karena mencakup mawar bibit & potong. Beberapa speciesnya sempat didatangkan dari eropa, yang sebenarnya dulu perkebunan bunga mawar ini arenya sangat luas yang diperkirakan puluhan hektar. Akan tetapi, pada tahun 90an banyak para bos-bos besar yang mulai berinvestasi dilahan pertanian, makanya lahan pertanian bunga mawar mulai melorot, Karena para petani tergiur dengan harga tanah yang ingin dibeli oleh para investor. yang konon untuk 1 meter tanah disana dapat dibeli dengan harga 4 juta per 1 meter. Logikanya gimana gk tergiur para invstor berani membeli tanah dengan harga yang mahal

Makanya para petani mawar banyak yang tergiur. tapi dampaknya ! lahan pertanian mulai menyempit. semoga ada solusi…!!! biar pertanian bunga mawar di bandung ngga menghilang dari peradaban !!!

Terlepas dari cerita menyempitnya lahan, admin mulai berbaur dengan pera petani mawar setelah menyesaikan studi keagamaan, niat awalnya cuma Buat bantu babeh. karena profesi babeh selain konsultan garden merangkap juga sebagai petani yang ternyata untuk menjadi seorang petani mawar tidak gampang, sebab membutuhkan perjuangan yang super ekstra. Bayangkan saja pada proses penyiramannya para petani bunga mawar harus bangun sebelum adzan shubuh. yang rata-rata jam 3:30. wib alias jam 3 subuh

Biasanya petani ketika jam segitu sudah mempersiapkan berbagai hal yang salah satunya adalah menampung air didalam bak, yang nantinya akan digunakan untuk menyiram bibit bunga mawar. “Awalnya si admin mikir ;Kenapa harus subuh siang juga bisa ! “ternyata setelah diselidiki lebih jauh

Jatah aliran air yang digunakan oleh para petani bunga mawar dibagi menjadi beberapa rw. Yang secara kebetulan, para petani bunga mawar mendapatkan jatahnya aliran air pada subuh hari, jadi mau gk mau para petani harus ngikutin prosedur yang telah disepakati.

Selepas shalat shubuh dan menapung air didalam bak para petani mawar harus bergegas menyiram, kalau ngga bibit bunga mawarnya bakalan mengalami rontok daun. 

;Supados daunna Heunte perang anu matak kembang erosna kedah ditemprang sateuacan moncorong panon poe, kumargi upami panon poe atos moncorong daunna bisi reksak” .sunda”

Itulah paparan dari petani  bunga mawar, bahasa sederhana tapi memiliki makna yang mendalam

Bunga mawar harus disiram sebelum matahari terbit, bila disiram setelah matahari terbit akan mengakibatkan daun menjadi kuning dan rontok

Secara ilmu pertanian, Bunga mawar sangat tidak menyukai kabut pagi biasanya kabut tersebut datang dari jam 3 subuh sampai jam 6: 30 pagi. Maka dari itu para petani bunga mawar harus mengejar waktu untuk menyiram, fungsinya Agar bibit bunga mawar yang dibudidayakan tumbuh secara baik. Jadi, mau tidak mau jika para petani ingin memperendah biaya produksi maka harus melakukan intensitas penyiraman secara rutin pada subuh hari. Bila tidak.! biaya produksi bakalan membengkak karena harus membeli suplemen tanaman yang harganya mahal

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *